Selasa, 12 November 2013

Cara Sharing File atau Folder menggunakan Jaringan LAN

Cara Sharing File menggunakan Jaringan LAN ~ File meripakan sekumpulan data-data yang tersimpan dalam sebuat penyimpanan,sedangkan folder merupakan sekumpulan file-file yang disatukan menjadi 1,misalkan sebuah baju di simpan dalam lemari.Baju itu merupakan Filenya dan Lemari itulah yang di maksud dengan Folder.
File atau Folder sangatlah penting bagi yang punya,karena File atau Folder itu adalah data yang penting baginya.Maka dari itu kita perlu pembekapan data atau File/Folder.Tapi kadang pada saat kita ingin membackup data,flash disk kita tidak muat dengan kapasitas data yang ingin di back 
up.Maka dari itu kita perlu menggunakan cara lain,salah satunya dengan memanfaatkan jaringan LAN.

Cara Sharing File atau Folder menggunakan Jaringan LAN :
       1.Setting IP address
  • Klik Start  >> Control Panel  >> Klik Network and Internet >> Network and Sharing Center >> Change adapter setting 
  • Klik kanan pada Local Area Connection >> properties
  • Klik pada Internet Protocol versi 4 (TCP/Ipv4) >> Properties
  • Centang pada use the following ip address kemudian isikan IP berikut ini:
  •  cat:
    IP address 192.168.1.1 pada komputer pertama
    IP address 192.168.1.2 pada komputer kedua (angka 1 dan dua yang terakhir bisa anda rubah diantara angka 1 sampai 255)
    Subnet mask 255.255.255.0 (untuk kedua komputer) 
    Kemudian Pilih OK.

    2. Menonaktifkan password untuk sharing data.
    • Klik Start  >> Control Panel  >> Network and Internet >> Network and Sharing Center >> Change advanced sharing setting 
    • Pada bagian home or work: password protecting sharing >> Turn off password protecting sharing ( selain password protecting sharing On)
    • Kemudian SAVE.

          3.Sharing File/Folder

  •   Buka Folder/File yang akan Di Sharing
  • Pilih Tab Sharing
  • Tekan tombol Share
  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :

  • Kemudian pilih everyone
  • Pilih add
  • Share
  • Done
 Untuk melihat file/folder yang tershare pilih my komputer >> network.


SEMOGA TURITURIAL INI BERMANFAAT BAGI ANDA



Rabu, 18 September 2013

Cara Membuat Kabel UTP Straight dan Cross

Untuk membuat kabel UTP kita harus mempunyai alat-alat sebagai berikut :

- Tank Crimping
tank crimping
Tank Crimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengcrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui.


- Kabel UTP
kabel utp

Kabel UTP kita gunakan untuk saling menghubungkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.

- Konektor RJ-45

konektor rj-45
Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN. Konektor RJ-45 harus dipasangkan pada ujung kabel UTP apabila tidak maka Kabel UTP tidak akan berguna.

- Cable Tester

cable testerCable Tester adalah alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui hasil crimpingan kita.

Perbedaan kabel Straight dan Cross

sebelum kita mulai membuat kabel ada baiknya kita mengetahui fungsi dari masing-masing kabel.


Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.

Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

standart straight


Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router

Kabel cross merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung lainnya. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross.

standart cross

Contoh penggunaan kabel cross adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah switch
  • Menghubungkan 2 buah hub
  • Menghubungkan switch dengan hub
  • Menghubungkan komputer dengan router

Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.



Membuat Kabel Straight UTP

- Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm.

- Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar gambar.

- Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,

- Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut:


  • Orange Putih pada Pin 1.
  • Orange pada Pin 2.
  • Hijau Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Hijau pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.


susunan straighturutan pin

- Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. biasanya akan terdengar suara "klik".

Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain

Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.

Membuat Kabel Cross UTP

Membuat kabel cross memiliki langkah yang hampir sama dengan kabel straight, perbedaan hanya terletak pada urutan warna dari kedua ujung kabel. Berbeda dengan kabel straight yang memiliki urutan warna sama di kedua ujung kabel, kabel cross memiliki urutan warna yang berbeda pada kedua ujung kabel.

Ujung pertama sama dengan kabel straight :


  • Orange Putih pada Pin 1.
  • Orange pada Pin 2.
  • Hijau Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Hijau pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.


Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapun susunan warnanya adalah sebagi berikut:


urutan cross
  • Hijau Putih pada Pin 1.
  • Hijau pada Pin 2.
  • Orange Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Orange pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.



Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor.

kabel yang benar







Demikianlah Cara Membuat Kabel UTP Straight dan Cross. Semoga bermanfaat